3 Risiko Investasi Syariah yang Perlu Anda Ketahui

3 Risiko Investasi Syariah yang Perlu Anda Ketahui

Akktif - Apakah risiko investasi syariah itu bisa saja terjadi? Jawabannya tentu pasti ada. Kendati dianggap memiliki banyak keuntungan atau manfaat, namun bukan berarti jenis investasi ini tanpa kekurangan atau risiko. Karena pada hakikatnya tidak ada sesuatu apapun yang tidak memiliki kekurangan. Termasuk itu mengenai investasi syariah yang akan saya bahas pada konten berikut ini. Namun sebelum itu, terlebih dahulu saya sedikit menjelaskan kembali mengenai definisi dari investasi syariah.

 

Apa Itu Investasi Syariah?


Investasi syariah merupakan investasi yang penerapannya menganut syariat Islam dengan penempatan dana pada satu atau lebih aset dengan menghindari sifat Masyir, Ghibah, dan juga riba. Penerapan investasi syariah mengikuti aturan fiqih Islam mengenai  muamalah dan diawasi secara langsung oleh Dewan Syariah dan diakui langsung oleh Dewan Syariah Nasional.

Semua orang dapat berinvestasi baik itu anak-anak, remaja, hingga orang dewasa asalkan memenuhi persyaratan tertentu. Berbeda dengan investasi atau penanaman modal konvensional, investasi syariah menggunakan sistem bagi hasil bukan sistem bunga seperti investasi konvensional.

 

Apa Saja Risiko Investasi Syariah Itu?

Berikut ini saya sampaikan beberapa risiko dari melakukan investasi syariah yang perlu anda ketahui. Apa saja itu? Simak penjelasannya di bawah ini :
 
Baca Juga : Ciri-ciri Investasi Bodong atau Tipu-tipu

1. Kehilangan Modal
Risiko investasi syariah yang pertama adalah kehilangan modal. Pasalnya selain menguntungkan, sejatinya anda juga bisa saja merasakan ketidakpastian di masa depan sehingga investigasi bisa juga untuk dan juga bisa rugi. Jika anda mengalami keuntungan, maka harta yang diinvestasikan otomatis juga akan bertambah. Sementara itu apabila anda mengalami kerugian, maka nilai investasi akan mengalami penurunan.

2. Ketidakpastian Return
Risiko berikutnya adalah ketidakpastian keuntungan dari  berbagai sarana investasi yang ada. Risiko ini sejatinya masih berhubungan dengan poin sebelumnya, hanya saja yang satu ini lebih terfokus pada keuntungan yang didapatkan dari investasi yang berbeda-beda. Lalu apakah masih ada risiko yang lainnya? Ya ada, masih ada 1 risiko lagi yaitu

3. Kesulitan Menjual Produk Investasi
Ini juga menjadi sesuatu yang menjadi resiko dan dikhawatirkan oleh banyak orang. Yakni ketika produk investasi yang telah dibeli sulit untuk dijual kembali. Maka dari itu, beberapa orang lebih memilih berinvestasi emas karena produk investasinya yang dianggap lebih mudah dijual kembali.

Jadi sekarang udah tau kan apa saja resiko Investasi syariah itu? Hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi anda apakah Anda ingin meneruskan niat untuk berinvestasi secara syariah, atau tetap berinvestasi secara konvensional. Sekali lagi, pilihan tetap di tangan anda. Masing-masing jenis investasi syariah maupun investasi internasional semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. 

Jadi, harus pandai-pandai memilihnya. Akhir kata, demikian informasi tentang resiko berinvestasi syariah, semoga bermanfaat bagi anda dan terima kasih atas kunjungannya

2 Responses to "3 Risiko Investasi Syariah yang Perlu Anda Ketahui"

  1. Sejauh ini belum pernah investasi, masih sebatas menabung saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak ada salahnya untuk mencoba untuk berinvestasi yang tepat pastinya,,

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel